Apa Itu Iana (Internet Assigned Numbers Authority) Dan Asn (Autonomous System Numbers)

APA ITU IANA DAN ASN DALAM DUNIA INTERNET APA ITU IANA (INTERNET ASSIGNED NUMBERS AUTHORITY) DAN ASN (AUTONOMOUS SYSTEM NUMBERS)


Pada pembelajaran ICT kali ini, kita akan mengupas apa itu IANA (jangan dibaca AINA). Berdasarkan id.wikipedia.org, isitilah IANA ialah kepanjangan dari Internet Assigned Numbers Authority. IANA yaitu sebuah organisasi yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengurusi persoalan penetapan parameter protokol internet, mirip ruang alamat IP, dan Domain Name System (DNS). IANA juga mempunyai otoritas untuk menunjuk organisasi lainnya untuk memberikan blok alamat IP spesifik terhadap konsumen dan untuk meregistrasikan nama domain.


IANA juga bertindak selaku otoritas tertinggi untuk menertibkan root DNS yang mengendalikan basis data pusat informasi DNS, selain pastinya menetapkan alamat IP untuk sistem-sistem otonom di dalam jaringan Internet. IANA beroperasi di bawah naungan Internet Society (ISOC). IANA juga dianggap selaku bab dari Internet Architecture Board (IAB). IANA menunjukkan tanggungjawab dalam mengatur pengaturan ruang alamat IP dan DNS terhadap lima badan yang lain yang bersifat regional, ialah selaku berikut:

 

1.      American Registry for Internet Numbers (ARIN),

American Registry for Internet Numbers (ARIN bertanggungjawab dalam menangani kawasan Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika bab Selatan (sub-Sahara).The American Registry untuk Internet Numbers (ARIN) ialah Regional Internet Registry (RIR) untuk Kanada , Karibia dan banyak pulau-pulau Atlantik Utara, dan Amerika Serikat . ARIN mengurus distribusi sumber daya nomor Internet, tergolong IPv4 dan IPv6 ruang alamat dan nomor AS . ARIN membuka pintunya untuk bisnis pada 22 Desember 1997  sehabis memasukkan pada tanggal 18 April 1997. ARIN adalah suatu forum nirlaba dengan kantor sentra di Chantilly, Virginia, Amerika Serikat yang bertanggungjawab dalam menangani wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika bagian Selatan (sub-Sahara).

 

2.   Réeseaux IP Européens (RIPE),

RIPE NCC yakni organisasi keanggotaan independen yang mendukung infrastruktur internet lewat kerjasama teknis di wilayah pelayanannya. Kegiatan yang paling mencolokdari RIPE NCC yakni untuk bertindak selaku Regional Internet Registry (RIR) menawarkan sumber daya Internet global dan layanan terkait (IPv4, IPv6, dan sumber daya AS Number) kepada anggota di kawasan layanan RIPE NCC. Réeseaux IP Européens (RIPE) bertanggungjawab dalam menangani kawasan Eropa dan Afrika bagian utara (Sahara).

 

Keanggotaan sebagian besar terdiri dari Internet Service Provider (ISP), organisasi telekomunikasi dan perusahaan besar yang berlokasi di Eropa, Timur Tengah dan bab-bab dari Asia Tengah. RIPE NCC juga menawarkan jasa untuk kepentingan komunitas internet kebanyakan.

 

3.      Asia Pacific Network Information Center (APNIC)

Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) adalah suatu organisasi yang bertanggung jawab dalam menanggulangi sumberdaya nomor Internet di daerah Asia dan Australia. APNIC memutuskan hukum, peraturan dan kriteria bahwa semua organisasi yang ditunjuk mesti mematuhi dan melakukan. Organisasi pengguna simpulan dan penyedia layanan Internet mengambil arah dari Regional Internet Registries (RIR) mirip APNIC untuk menyediakan sumber daya internet dalam wilayah tertentu. Sumber daya Internet nomor tergolong nomor metode antonymous serta alamat IP yang menolong dalam kebijakan routing yang didefinisikan dengan terang dan nomor yang sesuai dengan masing-masing komputer atau perangkat lain.

 

Salah satu tujuan APNIC ialah untuk menawarkan berbasis persyaratan antar-jaringan metode untuk Internet seperti IPv4 dan IPv6 melalui jaringan mirip Ethernet. Ini menggunakan versi terbaik-upaya pengantaran untuk jaringan pribadi atau alamat multicast dengan memakai integer 32-bit. APNIC melayani berbagai organisasi yang memakai nomor sistem otonom (swasta) bahwa semua terhubung ke Internet. APNIC juga berfungsi selaku database Whois dalam benua Asia, menyimpan nama domain regional dan alamat IP dan ajakan mendapatkan. APNIC menunjukkan catatan pointer terbalik, atau domain lookup nama terbalik layanan, yang rekan alamat IP dengan nama domainnya.

 

4.  Latin American and Caribbean Internet Address Registry (LACNIC)

Latin American and Caribbean Internet Address Registry (LACNIC) yakni organisasi non-pemerintah internasional yang diresmikan di Uruguay pada tahun 2002. Bertanggung jawab untuk memutuskan dan mengorganisir sumber daya nomor Internet (IPv4, IPv6), Autonomous System Numbers (ASN) serta alamat IP untuk wilayah tersebut. LACNIC berkontribusi pada pengembangan Internet regional melalui kebijakan koordinasi yang aktif. LACNIC membantu membuat kondisi semoga Internet berfungsi sebagai instrumen yang efektif untuk inklusi sosial dan pembangunan ekonomi di Amerika Latin dan Karibia. LACNIC berisikan lebih dari 10.000 operator jaringan yang menyediakan layanan di 33 kawasan Amerika Latin dan Karibia.

 

5.  African Network Information Centre (AfriNIC.

African Network Information Centre (AfriNIC) yakni organisasi nirlaba dan berbasis anggota yang terdaftar dan beroperasi di  bawah Kerangka Hukum Perusahaan Mauritius. Sebagai Regional Internet Registry (RIR) untuk Afrika dan daerah Samudra Hindia, AFRINIC bertanggung jawab atas distribusi dan pengelolaan sumber daya nomor Internet yang berisikan Ruang alamat Internet Protocol (IP) ( IPv4 dan IPv6 ) serta Nomor Sistem Otonom atau Autonomous System Numbers (ASN)

 

Misi AFRINIC ialah untuk menyediakan distribusi sumber daya nomor Internet yang profesional dan efisien kepada komunitas Internet Afrika, untuk mendukung penggunaan dan pengembangan teknologi Internet di seluruh benua dan untuk memperkuat manajemen mandiri Internet di Afrika lewat Proses Pengembangan Kebijakan dari bawah ke atas dan multi-pemangku kepentingan  (PDP). Sumber daya nomor internet dialokasikan ke AFRINIC dan empat RIR yang lain oleh  Pengenal Teknis Publik (PTI) . PTI bertanggung jawab untuk mengoordinasikan pengenal unik Internet dan melakukan fungsi IANA, yang meliputi kerjasama nama domain, sumber daya nomor Internet, dan parameter protokol. 


Saat IANA berada dalam naungan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) yaitu organisasi swasta nirlaba dan badan yang mengatur Internet. ICANN bertanggung jawab untuk operasi teknis Sistem Nama Domain (DNS) dan kebijakan yang menentukan bagaimana nama dan alamat dari Internet melakukan pekerjaan . Saat ini ICANN selain mengelola IANA juga mengurus InterNIC.


Lalu apa ASN dalam istilah internet ? ASN yaitu Autonomous System Numbers ialah nomor two-byte unik yang diasosiasikan dengan Autonomous System (AS). Autonomous System (AS) yakni sebuah golongan yang terdiri dari satu atau lebih IP Prefix yang terkoneksi yang dijalankan oleh satu atau lebih operator jaringan dibawah satu kebijakan routing yang didefinisikan dengan jelas. AS diharapkan jikalau suatu jaringan terhubung ke lebih dari satu AS yang memiliki kebijakan routing yang berlawanan. ASN (Autonomous System Numbers) dipakai sebagai pengidentifikasi yang memungkinkan AS untuk saling menukar berita routing dinamik dengan AS yang lain. Protokol routing eksterior seperti Border Gateway Protocol (BGP) membutuhkan ASN untuk saling bertukar info antara jaringan.


Demikian pembelajaran perihal IANA (Internet Assigned Numbers Authority) dan ASN (Autonomous System Numbers). Semoga mampu membantu mengembangkan pengetahuan wacana teknologi dan komunikasi. Terima kasih.




= Baca Juga =



Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Dan Link Registrasi Seri Webinar Guru Mencar Ilmu Ditjen Gtk: Pembiasaan Pembelajaran Kala Pandemi Tanggal 29 Juni – 10 Juli 2020

Drakorkita: Cara Download Drama Korea 100% Berhasil

Karir di KOORDINATOR ACCOUNT RECEIVABLE OFFICER di PT Indomobil Finance Indonesia (Cabang Banjar), Ujung Gurun, Padang Barat, Padang, Sumatera Barat, Indonesia