Kma Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal

Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, ditetapkan untuk menawarkan akomodasi dan kepastian hukum serta mewujudkan tertib manajemen dalam penyelenggaraan jaminan produk halal dan untuk melakukan ketentuan Pasal 29 Peraturan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 2019 ihwal Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, perlu menetapkan Keputusan Menteri Agama ihwal Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal.
Diktum Kesatu Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan bahwa Menetapkan Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Ha1a1 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dan Keputusan ini.
Diktum Kedua Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan Jenis Produk sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu dikiasifikasikan berdasarkan ciri tertentu yang dimiliki oleh produk:
a. kuliner;
b. minuman;
c. obat;
d. kosmetik;
e. produk kimiawi;
f. produk biologi;
g. produk rekayasa genetik;
h. barang gunaan;
i. jasa penyembelihan;
j. jasa pengolahan;
k. jasa penyimpanan;
l. jasa packing;
m.jasa pendistribusian;
n. jasa pemasaran; dan
o. jasa penyuguhan.
Diktum Ketiga Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan Ciri tertentu sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA dijadikan sebagai ajaran oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dalam:
a. menentukan klasifikasi Jenis Produk yang diajukan permohonan Sertifikat Halalnya oleh pelaku usaha;
b. menjumlah dan menetapkan asumsi tarif sertifikasi halal yang harus dibayar oleh pelaku usaha; dan
c. menerbitkan Sertifikat Halal.
Diktum Keempat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan Jenis Produk yang belum tercantum dalam Keputusan mi atau berubah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-usul, mampu diajukan permintaan Sertifikat Halalnya oleh pelaku usaha dan akan diputuskan kiasifikasi Jenis Produknya oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal sehabis berkoordinasi dengan kementerian/forum terkait dan Majelis Ulama Indonesia.
Diktum Kelima Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal wajib mencantumkan Jems Produk sebagaimana dimaksud dalam Diktum Keempat dalam Daftar Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal pada media yang mampu diakses secara mudah dan luas oleh pelaku perjuangan.
Diktum Keenam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan Daftar Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kelima ditetapkan sebagai dokumen sah dan mengikat serta ialah bab tidak terpisahkan dan Keputusan ini.
Diktum Ketujuh Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, menyatakan bahwa Keputusan inii mulai berlaku pada tanggal ditetapka yang 29 Mei 2020.
Link download Salinan dan Lampiran Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal, melalui link di bawah ini
Link download KMA 464 tahun 2020
Demikian gosip ihwal Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 464 Tahun 2020 Tentang Jenis Produk Yang Wajib Bersertifikat Halal. semoga ada keuntungannya, terima kasih.
Comments
Post a Comment